Inilah Daftar Peralatan Pemadam Kebakaran yang Wajib Anda Tahu!

Di dunia yang penuh ketidakpastian ini, ada satu kepastian yang selalu kita harapkan yaitu peralatan pemadam kebakaran. Bayangkan momen ketika api mulai berkobar dan semakin membesar, melahap segala yang ada di depannya tanpa ampun.

Situasi ini bukan hanya menakutkan, tetapi juga bisa mengakibatkan kerugian besar, baik materi maupun nyawa. Di sinilah keberadaan alat proteksi kebakaran yang berkualitas dan memenuhi standar yang berlaku menjadi sangat penting.

Namun, banyak di antara kita yang masih merasa bingung dan kewalahan ketika harus memilih peralatan yang tepat. Apakah Anda salah satunya? Tenang, Anda tidak perlu lagi merasa bingung, dalam pembahasan ini akan dipaparkan secara detail, pastikan Anda membacanya sampai selesai ya!

Apa Itu Peralatan Pemadam Kebakaran?

Alat proteksi kebakaran adalah alat dan sistem yang memiliki rancangan khusus untuk memerangi kebakaran, baik untuk memadamkan atau mencegah penyebarannya. Keberadaan peralatan penting dalam upaya manajemen keselamatan kebakaran di berbagai tempat seperti gedung perkantoran, area industri, tempat umum, dan rumah pribadi.

Selain itu, masih ada fungsi alat pemadam kebakaran lainnya yang perlu Anda ketahui, mau tahu apa saja fungsi lainnya? Pastikan simak penjelasan lengkap berikut ini!

  • Memadamkan Kebakaran, fungsi paling mendasar dari alat pemadam kebakaran adalah untuk memadamkan atau mengendalikan kebakaran yang telah terjadi. Alat-alat seperti APAR (alat pemadam api ringan) atau sistem sprinkler memiliki rancangan untuk mengatasi api dalam berbagai skenario dan kondisi.
  • Mencegah Penyebaran Api, peralatan pemadam kebakaran juga berfungsi untuk mencegah penyebaran api ke area lain. Dengan memadamkan api di titik awalnya, risiko kebakaran menyebar ke area yang lebih luas dapat Anda kurangi secara signifikan.
  • Melindungi Nyawa dan Harta, dengan memadamkan atau mengendalikan api turut membantu melindungi nyawa manusia dan harta benda dari kerusakan akibat kebakaran.
  • Mendukung Evakuasi dan Penyelamatan, dalam situasi kebakaran, alat pemadam kebakaran juga dapat Anda gunakan untuk membuat jalur evakuasi bagi orang-orang.
  • Memberikan Waktu Respons Tambahan, dengan adanya peralatan pemadam kebakaran tentunya Anda bisa memadamkan atau mengendalikan kebakaran di tahap awal. Sehingga, memberikan waktu tambahan bagi petugas pemadam kebakaran untuk tiba di lokasi dan mengambil alih situasi.
  • Deteksi dan Peringatan Dini, alat seperti detektor asap dan alarm kebakaran berfungsi untuk memberikan peringatan dini tentang adanya kebakaran. Sehingga, memungkinkan para penghuni bangunan untuk mengambil tindakan secepatnya ke titik aman.

7 Macam Alat Pemadam Kebakaran Beserta Fungsinya

Alat pemadam kebakaran tersedia dalam berbagai jenis dan masing-masing memiliki rancangan tersendiri untuk mengatasi jenis kebakaran tertentu. Setiap jenis peralatan pemadam kebakaran juga memiliki kegunaan dan aplikasi spesifiknya sendiri yang berbeda-beda antara satu alat dengan alat lainnya.

Oleh karena itu penting untuk memilih jenis yang paling sesuai dengan potensi dan risiko kebakaran di suatu area atau lingkungan. Anda penasaran apa saja jenis-jenisnya? Tanpa berlama-lama simak penjelasan lengkap berikut ini!

1. Alat Pemadam Api Ringan

Alat pemadam api ringan atau APAR adalah alat pemadam portable yang memiliki rancang khusus untuk merespon kebakaran awal sebelum api membesar. APAR memiliki  bekerja dengan memadamkan api melalui satu atau lebih dari tiga mekanisme yaitu pendinginan, pemisahan, dan penghentian reaksi kimia.

Peralatan pemadam kebakaran ini berisi bahan pemadam seperti serbuk kimia kering, busa, karbon dioksida (CO2), atau air. Bahan pemadam tersebut dipilih berdasarkan jenis kebakaran yang mungkin terjadi, dengan masing-masing bahan efektif untuk kelas kebakaran tertentu.

2. Alat Pemadam Api Berat

APAB, seringkali disebut sebagai pemadam api dengan roda atau pemadam api yang berukuran besar. Jenis alat pemadam kebakaran yang memiliki rancangan khusus untuk menangani kebakaran skala besar, terutama di lingkungan industri atau komersial.

Untuk bahan pemadam yang digunakan bisa beragam, seperti serbuk kimia kering, busa, atau karbon dioksida (CO2). Peralatan pemadam kebakaran satu ini memiliki cara kerja yang mirip dengan APAR, yaitu pendinginan, pemisahan, dan penghentian reaksi kimia.

3. Alat Pemadam Api Thermatic

APAR thermatic adalah alat pemadam api otomatis yang bekerja berdasarkan deteksi suhu pada sebuah ruangan. Alat pemadam jenis thermatic ini terdiri dari beberapa komponen utama yaitu tabung pemadam, selang, dan sprinkler.

Alat pemadam kebakaran jenis thermatic bekerja dengan cara mendeteksi kenaikan suhu pada suatu ruangan dengan abang batas tertentu. Ketika suhu ruangan mencapai titik tertentu, maka alat pemadam api thermatic akan bekerja secara otomatis dengan penanda glass bulb yang pecah.

4. Peralatan pemadam kebakaran Fire Hydrant System

Fire hydrant system adalah sistem pemadam kebakaran yang menggunakan air bertekanan untuk memadamkan api. Sistem ini terdiri dari berbagai komponen yang bekerja sama untuk menyediakan air ke lokasi kebakaran dengan cepat dan efisien.

Komponen tersebut terdiri dari sumber air (ground tank), pompa (fire pump), pipa, hydrant pillar, fire hose, nozzle dan valve. Fire hydrant system merupakan sistem pemadam kebakaran yang efektif dan dapat menyelamatkan banyak nyawa dan harta benda.

5. Fire Sprinkler System

Fire sprinkler adalah sistem pemadam kebakaran otomatis yang memiliki rancangan untuk mendeteksi dan memadamkan api dengan cepat. Dalam sistem sprinkler kebakaran terdiri dari beberapa komponen seperti jaringan pipa, sprinkler, dan katup yang terpasang di seluruh bangunan.

Sistem ini berfungsi sebagai garda terdepan, siap beraksi secara otomatis untuk melindungi jiwa dan harta benda saat terjadi kebakaran. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika peralatan pemadam kebakaran satu ini, keberadaannya wajib pada bangunan komersial dan residensial tinggi.

6. Fire Alarm System

Fire alarm system adalah sistem deteksi dan peringatan yang memiliki rancangan untuk memberitahu penghuni bangunan tentang keberadaan kebakaran. Sistem ini memainkan peran penting dalam keselamatan kebakaran dengan memberikan peringatan dini yang memungkinkan evakuasi yang cepat saat terjadi kebakaran.

Cara kerja dari peralatan pemadam kebakaran satu ini terdiri dari dari beberapa komponen yang saling terintegrasi satu sama lain. Komponen dalam sistem alarm kebakaran tersebut terdiri dari detektor, alarm bell, indicating lamp, control panel hingga manual call point.

7. Fire Suppression System

Fire Suppression System adalah sistem pemadam kebakaran yang memiliki rancangan untuk mengendalikan dan memadamkan api dengan cepat tanpa menggunakan air. Sistem ini seringkali penggunaanya pada lingkungan seperti di pusat data, laboratorium, perpustakaan dengan koleksi buku langka, atau tempat penyimpanan peralatan elektronik.

Fire Suppression System beroperasi dengan melepaskan media pemadam yang bisa berupa gas, kimia, atau aerosol untuk memadamkan api. Alat pemadam kebakaran satu ini menyediakan perlindungan yang efektif sambil meminimalkan kerusakan akibat proses pemadaman yang Anda langsungkan.

Lalu, Apa Saja Peralatan Pelindung diri Petugas Pemadam Kebakaran?

Dalam sistem proteksi kebakaran, selain terdapat peralatan pemadam kebakaran, ternyata juga ada alat pelindung petugas pemadam kebakaran. Berdasarkan  standar National Fire Protection Association (NFPA) alat pelindung diri tersebut terdiri dari:

  • Pakaian Tahan Api (Turnout Gear/Bunker Gear), meliputi jaket dan celana yang terbuat dari bahan tahan api dan panas. Sesuai dengan NFPA 1971, pakaian ini harus melindungi petugas pemadam kebakaran dari panas ekstrem dan percikan api.
  • Helm Pemadam Kebakaran, sesuai dengan NFPA 1971, helm harus memberikan perlindungan terhadap benturan, panas, dan api serta dilengkapi dengan pelindung wajah.
  • Sistem Pernapasan Udara Terkompresi (SCBA), standar NFPA 1981 menetapkan persyaratan untuk SCBA, termasuk durasi pasokan udara, ketahanan panas, dan kemampuan komunikasi.
  • Sarung Tangan Tahan Api, sesuai dengan NFPA 1971, peralatan pemadam kebakaran sarung tangan harus melindungi dari panas, api, dan benda tajam. Selain itu, standar sarung tangan yang tahan api tersebut juga harus memungkinkan fleksibilitas dan kenyamanan dalam penggunaan.
  • Sepatu Boot, standar NFPA 1971 mengharuskan sepatu boot tahan api, bahan kimia, dan benda tajam, dengan perlindungan tambahan untuk jari kaki.
  • Kacamata Pelindung atau Pelindung Wajah, perlindungan yang memenuhi NFPA 1971 penting untuk melindungi dari asap, percikan, dan bahan berbahaya lainnya.
  • Alat Komunikasi, sistem komunikasi yang digunakan oleh petugas pemadam kebakaran harus memenuhi standar NFPA 1982. Aturan tersebut meliputi persyaratan kinerja untuk perangkat komunikasi personal yang digunakan di lokasi kebakaran.
  • Perangkat Pelacak Personal (PASS), sesuai NFPA 1982, peralatan pemadam kebakaran ini digunakan untuk melacak lokasi petugas pemadam kebakaran di lokasi kebakaran. Selain itu, perangkat ini juga berfungsi untuk memberikan sinyal peringatan jika petugas tidak bergerak selama waktu tertentu.

Pemilihan dan pemeliharaan pelindung kebakaran yang memenuhi standar NFPA sangat penting untuk memastikan tingkat keselamatan tertinggi bagi petugas pemadam kebakaran. Pasalnya, perlindungan yang berkualitas dan sesuai standar ini membantu meminimalkan risiko cedera atau kematian saat berada di garis depan pemadaman kebakaran.

Itulah penjelasan tentang peralatan pemadam kebakaran yang harus Anda ketahui mulai dari pengertian, macam-macam hingga alat pelindung petugas pemadam kebakaran. Butuh alat proteksi kebakaran yang berkualitas unggul dan sesuai standar? Yuk, beli di kami dengan klik disini.

Leave a Comment