Kartu APAR mungkin jadi komponen yang sering dianggap sepele dibanding komponen APAR lainnya. Namun, sesungguhnya kartu ini sangat krusial bagi kelangsungan APAR. Apalagi jika para pembaca hendak melakukan pemeriksaan pada APAR. Informasi dalam kartu APAR sangatlah penting untuk diketahui sebelum inspeksi dilakukan.

Meski jarak inspeksi APAR cukup singkat sekitar 1-3 bulan, namun bukan berarti para pembaca bisa mengingat detailnya dengan baik tanpa mencatatnya. Dengan bantuan kartu APAR, semua informasi dan history APAR bisa tercatat dengan baik dan memudahkan penanganan saat hendak melakukan inspeksi APAR.

 

Kartu APAR dan Kolom-kolomnya

Meski APAR sudah bukan lagi barang asing, namun banyak dari kita yang masih tidak tahu akan detail dari kartu APAR. Setiap kolom pada kartu APAR menyimpan informasi tertentu yang terkait dengan APAR. Maka dari itu, pada bagian di bawah ini akan dijabarkan bagi para pembaca perihal kolom-kolom yang ada pada kartu APAR.

Kartu APAR dan Kolomnya

  • Kolom Tanggal digunakan untuk mencatat tanggal-tanggal pemeriksaan APAR, baik yang sedang berlangsung maupun sudah selesai.
  • Kolom Nomor APAR digunakan untuk mencatat kode dan nomor seri yang ada pada tabung APAR.
  • Kolom Jenis di sini digunakan untuk mencatat jenis media pada APAR yang diinspeksi, entah itu foam, dry chemical powder, cair atau CO2.
  • Kolom Berat diisi setelah tabung APAR ditimbang, masukan berat bruto tabung tersebut pada kolom ini.
  • Kolom Tekanan diisi dengan informasi dari jarum pada pressure gauge baik saat jarum di area hijau dan merah.
  • Kondisi komponen yang ada di luar tabung seperti safety pin, selang nozzle, juga tabung harus diperiksa dan dicatat di Kolom Kondisi Luar Tabung.
  • Kolom Masa Expired yang terdiri dari label juga harus dilengkapi dengan keterangan¬†“Ada”, “Sudah Putus”, “Dibuka”, “Lepas”, dan sebagainya, sesuai dengan kondisi APAR.
  • Jika saat inspeksi juga melakukan isi ulang, maka pada Kolom Metode Pengisian harus diisi dengan keterangan “Isi Baru”, “Isi Ulang“, maupun “Tera Ulang” sesuai yang sudah dilakukan saat inspeksi.
  • Kolom terakhir yaitu Kolom Catatan dapat ditambahkan dengan keterangan seperti tempat awal penyimpanan APAR atau nama perusahaan pemilik APAR tersebut.

 

Cara Mudah dan Simple Mengisi Kartu APAR

Dengan semakin majunya teknologi, sekarang mengisi history pada kartu APAR bisa diringkas dalam genggaman tangan menggunakan aplikasi FIRECEK. Aplikasi FIRECEK ini akan membantu pembaca mencatat informasi dan melihat history APAR milik pembaca jika hendak melakukan pengecekan.

Kartu APAR dengan Aplikasi Simple dan Mudah

Para pembaca yang sudah mengetahui detail dari kartu APAR, diharap bisa lebih bijak lagi dalam memanfaatkannya. Apalagi jika kedepannya APAR milik para pembaca membutuhkan pemeriksaan, maka pembaca bisa memaksimalkan informasi yang tertera pada kartu APAR.

Recommended Posts

Leave a Comment