Mengenal Langkah-langkah Cara Inspeksi APAR

Bagaimana cara inspeksi APAR? Dan kenapa harus melakukan inspeksi secara rutin? Jadi, alat pemadam api ringan (APAR) merupakan benda yang sangat penting untuk memproteksi dari bahaya kebakaran. Meskipun jarang digunakan, kamu harus tetap melakukan inspeksi dan perawatan secara rutin, ya!

Karena ketika melakukan inspeksi, kamu bisa mengetahui keadaan tabung APAR terkini. Tidak menutup kemungkinan kamu bisa menemukan kerusakan-kerusakan atau permasalahan pada tabung APAR. Dengan seperti itu, kamu bisa segera mengambil penanganan, baik memperbaiki atau mengganti dengan komponen yang baru, supaya APAR dalam kondisi ready to use.

Tahapan-Tahapan Cara Inspeksi APAR (Alat Pemadam Api Ringan)

cara inspeksi apar digital

Bagi kamu yang memiliki tabung APAR, sudah saatnya melakukan inspeksi secara rutin. Simak tahapan-tahapan cara inspeksi APAR di bawah ini:

  1. Periksa kartu APAR

    Periksa label atau kartu historis yang ada pada tabung APAR. Kartu ini memuat informasi tentang APAR dan inspeksi sebelumnya.
    cara inspeksi apar checklist

  2. Periksa indikator tekanan tabung

    Setelah itu periksa manometer (jika APAR menggunakan pressure gauge). Manometer akan memberikan informasi tekanan dalam tabung, apakah masih normal atau tidak. Jika jarum masih di area hijau, berarti tekanan masih dalam keadaan normal. Namun, jika jarum semakin turun, maka perlu dilakukan isi ulang tekanan.
    cara checklst tekanan tabung apar

  3. Periksa segel cartridge

    Lalu, untuk APAR dengan sistem cartridge, pengecekan tekanan bisa dilakukan dengan memastikan segel pada cartridge. Jika segel cartridge masih utuh dan tidak cacat, maka dapat dipastikan tekanan masih terjaga.cek pengaman apar cartridge

  4. Periksa safety pin

    Setelah itu periksalah safety pin, jika dalam keadaan rusak atau terputus, berarti APAR sudah pernah dioperasikan. Jika sudah pernah dipakai, maka harus dilakukan pengisian ulang sesuai dengan media pemadam api yang digunakan sebelumnya.
    cara inspeksi APAR cek safety pin

  5. Periksa valve pada tabung

    Berikutnya, periksalah valve atau katup dalam kondisi baik atau tidak. Periksalah daya katupnya apakah masih kuat atau sudah mengalami pengurangan.cara inspeksi valve tabung apar

  6. Periksa keadaan selang APAR

    Cara inspeksi APAR selanjutnya adalah mengecek selang atau hose. Selang tidak boleh dalam keadaan tertekuk, retak maupun berlubang. Jika selang rusak, maka harus segera diganti dengan yang baru.
    cara inspeksi APAR dengan mengecek selang

  7. Periksa fire hose nozzle

    Selanjutnya periksa komponen APAR pada ujung selang atau nozzle. Pastikan nozzle dalam kondisi baik untuk menyalurkan output dari selang dan tidak tersumbat.
    cara inspeksi apar dengan mengecek nozzle

  8. Mengisi kartu checklist APAR

    Setelah semua langkah di atas dilakukan, berikutnya pembaca harus mengisi kartu check list pada APAR. Isi semua informasi mengenai inspeksi APAR yang baru saja dilakukan.
    cara inspeksi alat pemadam api ringan

  9. Kembalikan APAR ke tempat semula

    Setelah semua langkah terpenuhi, kembalikan APAR ke tempat semula. Catatan! Jika tempat peletakan APAR semula tidak memenuhi standar penyimpanan APAR dan tidak mudah dijangkau, maka ada baiknya untuk memindah APAR ke tempat baru.cara inspeksi apar firefix

Baca Juga: Standar Penempatan APAR Menurut Permenakertrans & NFPA

Memangnya, Kapan Sih Harus Melakukan Inspeksi/Pengecekan Alat Pemadam Api?

cara inspeksi apar

Inspeksi APAR harus dilakukan secara rutin untuk memastikan bahwa alat tersebut dalam kondisi baik dan dapat digunakan sewaktu-waktu dalam keadaan darurat. Inspeksi rutin APAR meliputi pemeriksaan kondisi fisik, berat isi, dan tanggal kadaluarsa media pemadam api.

Jadi, pada saat APAR sudah digunakan atau terjadi kerusakan, maka APAR harus segera diperiksa kembali. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa alat pemadam api tersebut masih dalam kondisi baik atau dibutuhkan penanganan lebih lanjut.

Jika kita melihat pada Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 4 Tahun 1998, pemeriksaan alat pemadam api ringan (APAR) harus dilakukan setiap 6 bulan sekali atau 2 kali dalam setahun.

Menerapkan cara inspeksi APAR sebanyak satu kali dalam 6 bulan untuk memastikan kondisi dan kesiapan APAR dalam memadamkan api pada saat terjadi kebakaran. Namun, jika APAR ditempatkan di lingkungan yang berisiko tinggi, maka disarankan untuk melakukan inspeksi rutin yang lebih sering (lebih dari satu kali dalam 6 bulan)

Ingin Menerapkan Cara Inspeksi APAR Jadi Lebih Mudah? Pakai Firecek!

inspeksi apar pakai firecek

Meskipun banyak langkah-langkah yang harus ditempuh, namun di era digital ini kita tak perlu khawatir. Ada aplikasi bernama Firecek yang siap membantumu dalam melakukan inspeksi APAR.

Aplikasi ini dapat memberikan informasi tentang data APAR yang kamu miliki dan juga bisa merekam hasil inspeksi yang baru saja dilakukan.

Ada banyak fitur yang bisa kamu manfaatkan di aplikasi Firecek, seperti di bawah ini:

  1. Mampu menyimpan data APAR secara detail tanpa ada batasan kuota penyimpanan.
  2. Dapat membuat agenda inspeksi APAR secara digital.
  3. Membuat estimasi budget anggaran perawatan APAR.
  4. Memberikan notifikasi otomatis ketika media pemadam api expired.
  5. Dapat digunakan untuk me-manage APAR di banyak cabang perusahaan.
  6. Baca lebih lengkap tentang firecek …

Apakah aplikasi Firecek itu berbayar? Ooo .., jelas saja tidak! Kamu bisa mengunduhnya secara gratis di PlayStore dan AppStore. Baru kemudian kamu bisa membeli sticker QR Codenya di situs resmi Firecek. Coba beli sticker Firecek!

Jadi, dengan semakin mudahnya melakukan inspeksi APAR, diharap semua pengguna alat pemadam api akan senantiasa merawat APAR yang dimiliki. Supaya ketika digunakan, APAR tetap dalam kondisi prima dan siap pakai.

Selain itu, menjaga APAR untuk tetap dalam kondisi baik juga dapat memperkecil timbulnya bahaya yang bisa disebabkan dari kerusakan tabung APAR. Bagaimana, sudah paham ya dengan cara inspeksi APAR yang baik dan benar di atas? Yuk, langsung agendakan dan praktekkan sekarang!

 

Leave a Comment