Cara Inspeksi APAR

Alat pemadam api ringan bisa dikatakan cukup ekonomis, karena bisa tahan lebih dari 4 tahun. Meskipun APAR jarang digunakan dalam kurun waktu tersebut, bukan berarti APAR tidak membutuhkan inspeksi dan perawatan. Justru pembaca harus rutin melakukan inspeksi, supaya jika sewaktu-waktu akan digunakan APAR dalam kondisi prima.

Jika para pembaca rajin melakukan inspeksi, kondisi APAR akan selalu siap pakai. Ketika melakukan inspeksi, para pembaca bisa mengetahui kerusakan-kerusakan atau error pada APAR. Jadi para pembaca bisa cepat-cepat memperbaiki atau mengganti komponen yang rusak.

 

Tahapan-tahapan Cara Inspeksi APAR

Meskipun para pembaca memiliki APAR, namun belum tentu para pembaca tahu cara inspeski APAR serta tahapan-tahapannya. Nah, kebetulan pada artikel kali ini akan dibagikan bagi para pembaca cara inspeksi APAR untuk menunjang performa APAR milik pembaca supaya tetap maksimal.

Cara Inspeksi APAR dan Perbedaan Tabung

  1. Periksa label atau kartu historis yang ada pada APAR. Kartu ini memuat informasi tentang APAR dan inspeksi sebelumnya.
  2. Setelah itu periksa manometer (jika APAR menggunakan pressure gauge). Manometer akan memberikan informasi tekanan dalam tabung, apakah masih normal atau perlu diisi ulang. Jika jarum pada manometer masih di area hijau berarti tekanan masih dalam keadaan normal. Namun jika jarum semakin turun, maka perlu dilakukan pengecekan dan isi ulang tekanan.
  3. Lalu untuk APAR dengan sistem cartridge, pengecekan tekanan bisa dilakuakn dengan memastikan segel pada cartridge. Jika segel cartridge masih utuh dan tidak cacat, maka dapat dipastikan tekanan masih terjaga.
  4. Setelah itu periksalah safety pin, jika dalam keadaan rusak atau terputus, berarti APAR sudah pernah dioperasikan. Jika sudah pernah dipakai, maka harus dilakukan pengisian ulang sesuai dengan medianya. Tabung APAR juga harus dicek kebocorannya.
  5. Berikutnya, periksalah valve atau katup dalam kondisi baik atau tidak. Periksalah daya katupnya apakah masih kuat atau sudah mengalami pengurangan.
  6. Langkah berikutnya adalah mengecek selang atau hose. Selang tidak boleh dalam keadaan tertekuk, retak maupun berlubang. Jika selang rusak, maka harus segera diganti.
  7. Selanjutnya periksa komponen pada ujung selang atau nozzle. Pastikan nozzle dalam kondisi baik untuk menyalurkan output dari selang dan tidak tersumbat.
  8. Setelah semua langkah di atas dilakukan, berikutnya pembaca harus mengisi kartu check list pada APAR. Isi semua informasi mengenai inspeski APAR yang baru saja dilakukan.
  9. Setelah semua langkah terpenuhi, kembalikan APAR ke tempat semula. Catatan: jika tempat peletakan APAR semula tidak memenuhi standar penyimpanan APAR dan tidak mudah dijangkau, maka ada baiknya untuk memindah APAR ke tempat baru.

 

Aplikasi yang akan Membantu Cara Inspeksi APAR

Meskipun banyak langkah-langkah yang harus ditempuh, namun di era digital ini kita tak perlu khawatir. Ada aplikasi bernama FIRECEK yang siap membantu para pembaca dalam melakukan inspeksi APAR. Aplikasi ini dapat memberikan informasi tentang APAR milik para pembaca dan juga bisa merekam inspeksi yang baru saja dilakukan.

Cara Inspeksi APAR dengan Aplikasi

Dengan semakin mudahnya melakukan inspeksi APAR, diharap para pembaca akan senantiasa merawat APAR miliknya. Supaya ketika digunakan, APAR dalam kondisi prima dan siap pakai. Juga yang terpenting, dengan menjaga APAR dalam kondisi baik akan memperkecil bahaya-bahaya yang bisa disebabkan dari kerusakan APAR.

Recommended Posts

Leave a Comment