In alat pemadam api

APAR untuk kebakaran listrik harus Anda persiapkan dengan baik. Seperti apa yang kebanyakan terjadi di Indonesia, bahwa penyebab utama kebakaran disebabkan oleh listrik. Dikarenakan potensi tersebut sangatlah besar, seperti terjadi kesalahan pada perangkat maupun arus listrik.

Biasanya kebakaran terjadi karena adanya arus pendek listrik, korsleting, dan kerusakan/malfungsi pada perangkat yang terdapat arus listrik didalamnya. Sebelum membahas lebih jauh, kita bahas terlebih dahulu tentang apa itu APAR dan penyebab-penyebab terjadinya kebakaran karena arus listrik.

Apa Itu APAR?

Alat pemadam api ringan atau yang biasa disingkat dengan APAR adalah alat yang digunakan untuk mengendalikan dan memadamkan api dalam kasus kebakaran kecil. APAR berbentuk tabung dan didalamnya berisikan media khusus yang dapat memadamkan api.

Jenis APAR ada berapa? APAR dibagi menjadi beberapa jenis dengan media dan fungsi yang berbeda-beda, sebagai berikut.

  1. Alat Pemadam Api Dry Chemical Powder
  2. Alat Pemadam Api CO2/Karbon Dioksida
  3. Alat Pemadam Api Foam/Busa
  4. Alat Pemadam Api Liquid Gas

Baca Juga: Klasifikasi Kelas Kebakaran di Indonesia yang Wajib Anda Tahu!

apar untuk kebakaran listrik apa saja

Lalu, APAR untuk Kebakaran Listrik Apa Saja?

Untuk mengatasi kebakaran yang disebabkan oleh listrik, Anda tidak boleh sembarangan dalam memilih APAR. Keempat jenis APAR di atas tidak semuanya bisa Anda gunakan untuk memadamkan api karena hubungan arus pendek maupun korsleting listrik.

Gunakan APAR yang tepat agar api cepat padam dan tidak membahayakan diri sendiri dan orang lain di sekitar lokasi kebakaran. Berikut beberapa rekomendasi APAR yang bisa kamu gunakan.

1. Dry Chemical Powder

apar untuk kebakaran listrik serbuk powder

APAR dengan media kimia kering/powder ini digunakan untuk memadamkan kebakaran yang disebabkan karena benda-benda non-logam (kertas, kayu, kain tekstil, plastik, dll). Dalam kelas kebakaran, APAR Powder cocok digunakan untuk memadamkan api di kelas kebakaran A, B, dan C.

Jenis APAR ini termasuk yang paling unik, karena bisa digunakan untuk banyak kasus kebakaran. Karena bersifat kering, APAR Powder menjadi salah satu rekomendasi untuk memadamkan kebakaran yang disebabkan karena listrik.

Akan tetapi, setelah Anda menggunakan APAR ini akan meninggalkan residu/bekas. Jadi, Anda harus segera membersihkannya setelah proses pemadaman api selesai, agar tidak merusak benda yang terkena residu.

2. CO2/Karbon Dioksida

apar untuk kebakaran listrik co2

APAR CO2 memiliki media khusus berupa gas karbon dioksida. Sehingga APAR jenis ini mampu memadamkan api dengan cepat, karena CO2 yang dihembuskan menutup jalur penyebaran oksigen di benda yang terbakar. 

Jika Anda menginginkan hasil yang tidak meninggalkan residu, media CO2 ini cocok Anda pilih menjadi APAR untuk kebakaran listrik. APAR dengan media CO2 ini mampu untuk memadamkan api kebakaran di kelas B (cairan mudah terbakar) dan C (electrical).

3. Liquid Gas

apar untuk kebakaran listrik liquid gas

Terakhir, APAR untuk kebakaran listrik yang bisa Anda gunakan adalah APAR liquid gas. Memiliki media yang berisikan campuran kimia berbentuk gas untuk menggantikan gas halon. Jika Anda menggunakan APAR ini tidak akan meninggalkan residu, sehingga dikatakan APAR jenis ini sangat ramah lingkungan dan tidak beracun. 

apar untuk kebakaran listrik panel

Upaya Pencegahan Selain APAR untuk Kebakaran Listrik

Nah, Selanjutnya Bagaimana Cara Mengatasi Kebakaran Akibat Korsleting Listrik? jadi, APAR memang memiliki fungsi untuk berjaga-jaga jika suatu saat terjadi kebakaran. Tentu kita semua tidak ada yang mengharapkan itu terjadi. Nah, selain mempersiapkan APAR untuk kebakaran listrik, Anda juga harus mengetahui langkah seperti apa yang harus Anda lakukan ketika terjadi kebakaran.

  • Sebelum Terjadi Kebakaran

Jika tidak terjadi kebakaran, lakukan beberapa cara berikut ini untuk meminimalisir terjadinya kebakaran karena listrik.

  1. Pastikan Anda menggunakan komponen listrik yang memenuhi standar/SNI.
  2. Cabut alat elektronik Anda jika sudah tidak digunakan.
  3. Jangan terlalu banyak menancapkan stop kontak listrik, apalagi sampai menumpuk.
  4. Pastikan stopkontak yang Anda miliki jauh dari sumber percikan air.
  5. Lakukanlah pengecekan instalasi listrik secara rutin.
  • Ketika Terjadi Kebakaran

Terus, jika sudah terjadi kebakaran di rumah karena korsleting listrik bagaimana? Tenang, Anda tidak boleh panik apalagi sampai reflek menyiram perangkat elektronik yang terbakar menggunakan air. Itu akan berbahaya dan menambah parah korsleting listrik. Lakukanlah langkah-langkah berikut ini.

  1. Segera matikan sumber aliran listrik rumah Anda.
  2. Jika api masih kecil, Anda bisa menggunakan selimut anti api berbahan benang wol. Hal ini bisa teratasi karena selimut seperti itu dibuat dengan bahan-bahan kimia, sehingga bagus sebagai isolator listrik. Akan tetapi, selimut anti api ini hanya efektif digunakan dalam pemadaman kebakaran tahap awal, ya! 
  3. Jika dirumah Anda sudah tersedia APAR, hal seperti ini akan lebih mudah diatasi. Padamkan kebakaran menggunakan APAR untuk kebakaran listrik, seperti APAR powder, C02, dan liquid gas.
  4. Akan tetapi, jika api semakin membesar dan tidak bisa Anda kendalikan, Anda harus segera melakukan evakuasi diri sendiri dan orang-orang yang ada di lokasi kebakaran. Utamakan keselamatan jiwa Anda terlebih dahulu,
  5. Baru setelah itu Anda bisa menghubungi nomor telepon pemadam kebakaran terdekat untuk meminta bantuan memadamkan kebakaran.

Nah, di atas merupakan beberapa rekomendasi APAR untuk kebakaran listrik dan pilihlah sesuai dengan kebutuhan. Dimana bisa beli alat pemadam api ringan? Sekarang Anda bisa membelinya di toko kami.

Sebagai salah satu distributor alat pemadam kebakaran terkemuka dan terpercaya di Indonesia, kamu memberikan barang yang berkualitas dengan harga bersahabat. Anda bisa membeli langsung melalui toko online kami atau juga bisa melakukan konsultasi/pembelian melalui telepon. Hubungi kami sekarang!

Recommended Posts

Leave a Comment